Rabu, 28 Agustus 2024

PEMILIK HATI

Hai…

Masih ada alasan untuk bersama bukan?

Masih ada cinta?

Masih ada keinginan dan hasrat untk berjumpa?

Hati ini ingin bersama pemiliknya

Kini dan nanti…

Disini dan di penghujung nanti…

Klise tapi begitulah wajah cinta..

Selalu haus…

Tidak pernah berhenti…

Megabdi untuk kebahagiaan pemiliknya…

Bukan hanya kebahagiaan sang pemilik yang diutamakan…

namun sebenarnya kebahagiaannya yang Bahagia Ketika pemiliknya Bahagia..

Yang hancur ketika sang pemilik terluka

Yang tak ingin kehilangan setiap menit dan detik bersama…

Karena setiap waktu bersama adalah Bahagia…

Lebih indah lagi jika keduanya  saling memiliki, saling membahagiakan dan saling mengupayakan yang terbaik…

Bahagia yang utuh tanpa cacat..

Bahagia yang sebenarnya tanpa ada yng merasa terlalu banyak berkoban…


ASA YANG SIRNA

Melihat tapi tak Mendengar

Mendengar tapi tak mampu merasakan

Merasakan namun tak sebegitu dalam..

Rasanya masih ada namun ternyata tak sama ..

Rasanya masih menyala namun nyalanya tak pendar…

Mungkin pendarnya sirna…

Bukan karena dibuat sirna…

Namun Pendarnya memudar karena luka…

Cintanya larut dan terhanyut…

Bersama luka dan airmata yang tidak bisa lagi di rangkai…

Karena asa nya sudah sirna bersama harapannya

Karena asa nya tak bisa bertahan dalam gempuran luka yang tak terkira…

Senin, 26 Agustus 2024

Pulih bukan Dalih

Pertemuan pertama kita meninggalkan kesan bagiku..

bukan kesan baik ataupun buruk... 

hanya punya kesan... 

melihatmu yang dulu bergulat dan bernaung dibawah awan kekecewaan ... diselimuti dan dirundung kebencian dan dendam...

bahkan lisan yang tak pernah jauh dari perdebatan, pertentangan, menyalahkan orang lain dan membenarkan diri  sendiri...

mungkin bagimu hal ini sederhana... 

namun kerasnya hati, mentalitas menyalahkan orang lain kecuali dirimu sendiri adalah mindser yang terbentuk bukan tanpa alasan...

yang justru menjadi pertanyaan... 

sedalam apa kau pernah disalahkan..

sesakit apa luka yang pernah kau rasakan..

sedalam itukah ...

dan sebesar itukah luka yang pernah mereka tambatkan dalam kehidupanmu..


yuk pulih.. bukan sebagai pembenaran atas luka yg mereka tambatkan.. tapi pulih untuk dirimu sendiri... capek kan?? sama... 

Bahagia

Sakit sendiri...
Jika tak pernah kuizinkan ia mendekat... maka tak akan ada luka yang sempat ia sayatkan...
penyesalan itu mungkin akan menyisakan luka mendalam bagi beberapa orang
Namun Bagi beberapa orang yang lain... 
luka hadir dan membentuk jaringan baru yang lebih kuat ikatannya ...
membuat ambang rasa sakit menjadi diatas rata-rata... 
Mengukir bahagia dan syukur yang lebih sederhana...
dan membuat kita yakin ...bahagia bukan terletak dan bergantung pada siapa kita bersama...

melainkan bahagia kita yang ciptakan sendiri..
kita syukuri sendiri ..
bahkan dari hal yang paling sederhana ..

Kita harus Bahagia...
Kita bisa Bahagia...
Kita sudah sepantasnya bahagia...

Rabu, 14 Agustus 2024

Luka

Air mata itu tanda... 

Air mata itu menetes....

sebentar lagi mengalir ... tak terbendung

sebentar lagi deras.... tak terukur

akan butuh lama untuk mengering...

akan butuh lama untuk merapatkan lukanya...

lukanya sudah meregang terlalu lebar... sulit menutup...

sulit tapi bisa..

pasti bisa...

harus bisa...


terkadang sibuk dengan luka membuat kita lupa...

bahwa penyembuhannya hanya soal masa...

bahwa Ia tak pernah meninggalkan kita dalam gulita.. 

hanya saja kita terlalu sibuk dengan luka dan kecewa..


sampai kita lupa...

sampai kita lalai...

sampai akhirnya kita lemah dan larut tak berujung ...


berhenti dan meratapi bukan pilihan... 







Selasa, 06 Agustus 2024

Cerita Kita, Impian Mereka

Menjalani hidup yang bahagia merupakan tujuan setiap manusia....
Bahagia dengan cara dan ukuran nya masing masing..
Ada yang bahagia ketika memiliki anak banyak dan keluarga besar...
Ada yang bahagia meraih pendidikan tinggi dan kedudukan yang tinggi
Ada yang bahagia memiliki banyak uang dan harta...
Ada yang bahagia dengan tamasya dan jalan-jalan...
Ada yang bahagia jika memiliki kebebasan dan waktu luang...
Namun ada yang bahagia sekedar dengan menjadi manfaat bagi orang lain...
Semakin tinggi ukuran dan alasan bahagia yang kita buat.. semakin sulit kita meraihnya....
Semakin sering kita jatuh dan kecewa, karena tidak mendapatkannya...

Sudah selayaknya kita ciptakan bahagia kita dari hal terkecil... tersederhana... ter simple...
agar kehidupan kita tidak ngoyo... tidak capek... tidak melelahkan.... dan kebahagiaan-kebahagiaan kecil lebih mudah kita raih.. kita dapat kan dan menjadi energi untuk meraih kebahagiaan yang lebih besar...

Kita susun asa dan cerita kita....
cerita kita sendiri.... dan berhenti sibuk memandang cerita orang lain... atau bahkan menempatkan cerita kita dengan ukuran bahagia impian mereka... 

Mungkin cerita kita kurang sempurna.. tapi dibalik ketidak sempurnaannya, boleh jadi cerita kita adalah bagian dari impian mereka....
bismillah bersyukur... Bahagia kita adalah yang terbaik yang memang jatah kita...

Senin, 05 Agustus 2024

tentang Standar dan Nilai

Tidak ada manusia yang sempurna... 

Ketidaksempurnaan pun bukan berarti tidak punya kelebihan...

Manusia berisik sibuk menilai cacat...

Manusia penggerutu sibuk mengeluh....

Manusia jumawa sibuk berbangga.. pada kelebihan yang sebenarnya tidak seberapa...

Apakah nilai manusia dilihat dari kelebihannya?

Atau dilihat dari kemampuannya?

Atau kekayaannya?

Atau apa.... 

ternyata nilai nya bukan kita yang buat..

kita sibuk dengan standar dan nilai ...

padahal pada akhirnya Allah yang punya hak menilai..

kita hanya bisa mengupayakan menjadi sebaik mungkin semaksimal kita...

bukan membuat standar baik menurut kita... lalu berbangga karena sudah mencapainya...

Kewarasan

apakah mereka pernah bertanya apa kemauanku ? apakah mereka pernah menanyakan makanan apa yang ingin ku makan? apakah mereka pernah menanyak...