Selasa, 14 April 2026

Kewarasan

apakah mereka pernah bertanya apa kemauanku ?
apakah mereka pernah menanyakan makanan apa yang ingin ku makan?
apakah mereka pernah menanyakan impian apa yang kumiliki?

pertanyaan ini tak pernah ku dengar dulu...

namun ternyata tujuan dan keinginan sederhana ini ketika ditanya dan dikonfirmasi rasanya sangat berbeda...
keberadaan nya terasa nyata...
kebutuhan dan keinginannya tervalidasi..
emosinya teredam...

kecewanya tak begitu dalam ...
karena dalam setiap impian juga terdapat pilihan...

bukan hanya mental menang yang kami miliki...
tapi mental kalah pun penting demi kewarasan...

Senin, 13 April 2026

Postingan yang Hilang

beberapa postingan dalam blog ini hilang...
bukan secara ajaib... bukan secara tiba tiba...
dan bukan tanpa alasan...

melainkan beberapa tulisan tersebut diikutkan dalam kompetisi menulis yaaa.... meskipun belum mendapat kejuaraan... namun karena masuk nominasi sehingga kami harus menghargai hak terbit dan menarik postingan tersebut dari blog... 

ga ada yang bakal merasa kehilangan juga sih selain aku... hiii tidak hilang sepenuhnya... hanya berubah bentuk dari tulisan digital menjadi beberapa buku antologi...

Minggu, 12 April 2026

Kecewa para Pemula

kecewa datang tanpa pandang usia dan status ekonomi ...
namun kecewa bagi pemula akan berbeda rasa dan dampaknya bagi para ahli menerima kecewa
ambang batas kecewa yang berbeda..
standar kebahagiaan yang tinggi tentunya akan mempengaruhi perasaan tersebut ..
kecewa dan mengecewakan seperti sebuah giliran..
ternyata kita tidak selalu dalam posisi penerima kecewa, namun tak jarang menjadi pelaku yang mengecewakan...
apakah kecewa ini boleh tidak ada saja?
sementara ekspektasi dan kenyataan ambangnya terlalu jauh berbeda...
membuat jurang dan potensi kecewa ini semakin besar dan dalam...

kecewa para pemula seperti lelucon bagi kami master dikecewakan...
remeh... kipil... biasa aja... lebay... alay...
berlebihan..
hiperbola..

kadang kami para master lupa
bahwa sebelum menjadi master kami adalah pemula yang terus ditempa...

Selasa, 07 April 2026

Hujan Pembawa Pesan

 aku sedang menyiapkan kasur bantal dan perbekalan untuk menemuimu sore itu 

memenuhi janji datang kepada mu yang kuucap dalam batinku sendiri...

ada rasa takut dalam hati..

khawatir namun tak berdaya...

aku memiliki tanggung jawab yang tak bisa kutinggalkan hanya karenamu...

walau sebenarnya perkara tentangmu bukan "hanya" bagiku 

aku sedang duduk didapur, istirahat setelah mempersiapkan perbekalan 

aku dan doa terbaikku akan menemui mu

memenuhi janji hati untuk "selalu ada" 


kukira panggilan yang datang kali ini adalah darimu.. 

namun ternyata tentangmu...

tentangmu yang tak lagi sesabar dahulu menungguku ...

tentangmu yang lebih dulu dijemput...


marahpun tak kan membuatmu kembali...

sore itu hujan mengiringi kami melepasmu

mengantarmu ke peristirahatan terakhir

bahkan aku tak sempat ke pusara mu


malaikat kecilku tak bisa dilepas saat itu..

aku hanya bisa menatap hujan yang seolah menjadi saksi akhir pertemuan kita...

tidak deras.. tidak ada petir dan badai...

hanya hujan biasa melepasmu haru... 


sekarang sudah tidak sakit lagi..

sekarang sudah tidak sedih lagi..

sekarang sudah tidak kesepian lagi..

sekarang sudah bersama ayah lagi... 

Senin, 06 April 2026

Waktu yang tak bisa diulang

sorot mata yang sama tampak dari kedua sosok itu..

penyesalan tak berujung dan emosi yang tak terbendung 

nyatanya ntah demi siapa dan akhirnya siapa yang menjadi korban..

merantau demi anak... bekerja demi anak...

tapi akhirnya anak menjadi korban ...

apakah setimpal... pengorbanan waktu dan segala kerusakan yang ditimbulkan...

ak bisa melihat dalam nya penyesalan itu dan mungkin mereka merasa sudah terlambat untuk memperbaiki...

segalanya sudah terlanjur rusak..

segalanya sudah hilang...

Kewarasan

apakah mereka pernah bertanya apa kemauanku ? apakah mereka pernah menanyakan makanan apa yang ingin ku makan? apakah mereka pernah menanyak...