namun kecewa bagi pemula akan berbeda rasa dan dampaknya bagi para ahli menerima kecewa
ambang batas kecewa yang berbeda..
standar kebahagiaan yang tinggi tentunya akan mempengaruhi perasaan tersebut ..
kecewa dan mengecewakan seperti sebuah giliran..
ternyata kita tidak selalu dalam posisi penerima kecewa, namun tak jarang menjadi pelaku yang mengecewakan...
apakah kecewa ini boleh tidak ada saja?
sementara ekspektasi dan kenyataan ambangnya terlalu jauh berbeda...
membuat jurang dan potensi kecewa ini semakin besar dan dalam...
kecewa para pemula seperti lelucon bagi kami master dikecewakan...
remeh... kipil... biasa aja... lebay... alay...
berlebihan..
hiperbola..
kadang kami para master lupa
bahwa sebelum menjadi master kami adalah pemula yang terus ditempa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar