aku sedang menyiapkan kasur bantal dan perbekalan untuk menemuimu sore itu
memenuhi janji datang kepada mu yang kuucap dalam batinku sendiri...
ada rasa takut dalam hati..
khawatir namun tak berdaya...
aku memiliki tanggung jawab yang tak bisa kutinggalkan hanya karenamu...
walau sebenarnya perkara tentangmu bukan "hanya" bagiku
aku sedang duduk didapur, istirahat setelah mempersiapkan perbekalan
aku dan doa terbaikku akan menemui mu
memenuhi janji hati untuk "selalu ada"
kukira panggilan yang datang kali ini adalah darimu..
namun ternyata tentangmu...
tentangmu yang tak lagi sesabar dahulu menungguku ...
tentangmu yang lebih dulu dijemput...
marahpun tak kan membuatmu kembali...
sore itu hujan mengiringi kami melepasmu
mengantarmu ke peristirahatan terakhir
bahkan aku tak sempat ke pusara mu
malaikat kecilku tak bisa dilepas saat itu..
aku hanya bisa menatap hujan yang seolah menjadi saksi akhir pertemuan kita...
tidak deras.. tidak ada petir dan badai...
hanya hujan biasa melepasmu haru...
sekarang sudah tidak sakit lagi..
sekarang sudah tidak sedih lagi..
sekarang sudah tidak kesepian lagi..
sekarang sudah bersama ayah lagi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar