Mungkin bukan tempatnya lagi bagiku melepas airmata..
Mungkin ia mulai lelah menampung kecewa
Mungkin hatinya tak lagi seluas samudra
Ataukah mungkin hatiku yang sesempit bejana,,
Airmata ini kucoba bendung..
namun nyatanya tetesnya seperti kudang..
Tidak bisa kutahan dan tak lagi bisa ku bendung
Debitnya terlalu banyak, hatiku terlalu mendung..
Aku hanya seorang ibu sama sepertinya
Otoritas kami atas anak keturunan terluka
Tapi mungkin aku tidak diizinkan terluka..
aku hanya bisa mengungkapnya lantas menerima..
Luka ini menumbuhkan rindu
Mungkin yang mengerti pada akhirnya hanyalah ibuku
yang membela tanpa syarat
yang memiliki penawar mustajab atas luka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar