Kisahnya sedang indah, hidupnya sedang sangat bermakna
Sejak dia temukan belahan jiwa yang sudah diangkat menjaadi teman hidupnya,
Lalu siapa aku? Dimana posisiku?
Adakah namaku dihatinya yang sudah dipenuhi cinta yang baru
Memang aku yang salah, memendam cinta karena alasan orang tua
Meredam rasa karena status persahabatan
Mungkin sikap ku ini yang membuat rasa sayangnya secara otomatis teredam dan perlahan sirna
Sesalku, tangisku, serta rasa kehilanganku memang akhirnya hanya aku yang rasa
Atau mungkin ini cara Nya mengajarkan padaku,
Bahwa tidak semua cinta harus menjadi milikku,
Tidak semua kasih harus kusanding disisiku,
Entah mengapa aku masih meyakini kasihnya ada,
Tak seutuh dan sesempurna dahulu memang,
tapi aku tidak keberatan atas pembagian kasih ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar