segala keraguan muncul di benak dan kepala....
apa ini cara Tuhan..
atau memang sudah saatnya..
perpisahan bukan asa yang ingin kucapai..
tapi jatuh berkali kali dan semua bekas luka ini tidak pernah benar benar diberi ruang untuk sembuh sempurna
luka berulang datang seperti hujan garam diatas luka
Aku masih punya waktu
tapi seperti tak punya kendali atas waktu
aku punya raga tapi seperti terikat keras..
kereta ini mulai berubah tujuan...
kereta ini mulai lepas dari rel nya..
apa pantas aku melompat turun...
atau aku harus menunggu pada pemberhentian selanjutnya dan turun perlahan agar tidak ada luka
semakin aku mendekat semakin aku terluka,,,
Tuhan seperti membuka mataku lebar tanpa celah... apa Tuhan marah...
Tuhan menuntunku..
cepat ataupun lambat perpisahan pada akhirnya hanya soal waktu
jika habis masa ku maka ak akan menghilang
jika habis masa ku maka aku akan terlupakan..
aku hanya bagian kecil yang akan direndahkan...
apa yang telah kulewati hingga semua luka ini enggan untuk pulih...
cermin ini sudah nyata nyata pecah dan aku terus terluka karena mencoba menyatukannya...
aku dan bagian kecil dari hatiku mulai bergulat..
entah sampai kapan..
entah ini petunjuk Tuhan atau justru bisikan setan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar